Pages

Selamat Datang Diblog Fahmi Takuya
Senin, 28 Oktober 2013

Waspada kebiasaan tidur di lantai dan kipas angin pada anak

Saat-saat musim panas, apalagi perubahan musim sekarang ini, rasanya ingin sekali untuk tidur di lantai sambil menghidupkan kipas angin ditemani minuman dingin. Barangkali bagi Anda yang lebih beruntung, AC merupakan teman yang lebih akrab di waktu ini.
Anak-anak barangkali juga merasa terganggu dengan keadaan lingkungan yang panas ini. Mereka barangkali juga ikut tidur-tiduran di lantai dan menikmati kipas angin. Rasanya tentu menyenangkan. Namun, tahukah Anda bahwa tidur di lantai sambil menghidupkan kipas angin yang mengarah langsung kepada Buah Hati Anda, atau hanya menghidupkan Kipas Angin yang langsung menyorot pada daerah sisi wajah, dapat menimbulkan sakit, yang dikenal dengan sebutan Bell Palsy.

Apa Itu Bell Palsy?

Beberapa dari Anda mungkin sudah mengenal istilah Bell Palsy ini. Penyakit ini dipercaya disebabkan oleh membengkaknya saluran saraf Fasialis (wajah) yang melewati telinga. Dilaporkan bahwa pembengkakan ini kerap dikarenakan kebiasaan tidur di lantai dengan kepala (bagian sisi telinga) menempel pada lantai. Tak jarang, hembusan langsung kipas angin ke bagian sisi telinga turut pula menyebabkan timbulnya penyakit ini. 1
Beberapa ahli berpendapat pembengkakan ini dikarenakan infeksi virus yang menyerang saluran saraf tersebut. Pada anak-anak yang memiliki system pertahanan tubuh yang belum sempurna, maka tubuh akan lebih mudah terserang virus, termasuk virus saluran telinga tersebut.

Bagaimana Tandanya?

Yang perlu diperhatikan apabila buah hati Anda kerap tidur di lantai dan ditemani kipas angin adalah tanda panas akibat infeksi virus (apabila penyebabnya virus), dan yang paling khas adalah gambaran mimic wajah seperti raut wajah stroke. Pada saat tersenyum, misalnya, maka bagian bibir yang satu sisi dengan pembengkakan saluran saraf akan sulit untuk bergerak mengikuti pola senyuman. Begitupun apabila anak hendak mengernyitkan alis, maka pada alis di sisi pembengkakan akan sulit terangkat.
Perhatikanlah gejala yang mungkin mengarah pada penyakit Bell Palsy ini :
a. Apakah Buah Hati Anda merasa tidak enak badan dan merasa panas badan?
b. Apakah Buah Hati Anda merasa susah untuk menggerakkan bibir ataupun alis?

Yang Harus Dilakukan ?

Yang perlu disadari adalah penyakit ini dapat sembuh sempurna asalakan mendapatkan perawatan yang memadai. Bahkan, 85% penderita ini dilaporkan sembuh kembali dalam beberapa minggu. 1 Namun, 15% kasus akan membutuhkan waktu sembuh yang lebih lama (3 bulan) dengan hasil penyembuhan yang kurang baik. Tak jarang, 15% pasien ini mengalami kerak “mimik ikutan”(sinkinesis) karena saraf-saraf yang terluka menjalin saluran dengan saraf-saraf yang tidak seharusnya. Misalnya, apabila hendak mengedipkan mata, maka timbul pula gerakan meringis.
Untuk menghindari kemungkinan 15% in, secepatnya membawa Buah Hati Anda ke pelayanan kesehatan setempat. Biasanya pihak kesehatan akan memberikan obat steroid sewaktu saluran saraf tersebut membengkak. Vitamin B1 dan elektroterapi kerap disertakan dalam pengobatan untuk memulihakan saraf-saraf fasila yang mengalami jejas.
Nah, jika buah hati Anda masih sering tidur-tiduran di lantai ditemani kipas angin yang sepoi-sepoi, Anda sebaiknya memperhatikan tanda-tanda Bell Palsy. Bila perlu, Anda sebaiknya membiasakan Buah Hati Anda untuk tidak tidur di lantai. Sedangkan kipas angin dapat diarahkan selain ke kepala. Tentunya, pencegahan adalah obat yang paling mujarab
Kesehatan Anak Anda sekarang menentukan perkembangannya kelak.




NAME BLOG:FAHMITAKUYA.BLOGSPOT.COM
Pustaka :
Ngoerah, I GUsti Ng Gede.1990. Dasar Dasar Ilmu Penyakit Saraf. pp 122 ; Airlangga University Press : Surabaya.
Read more ...
Senin, 28 Oktober 2013
FAHMITAKUYA.BLOGSPOT.COM

pasa saja bahayanya?
1. kekurangan Oksigen
jika anda tertidur dengan posisi kipas angin mengarah ke wajah langsung dapat menyebabkan anda kekurangan oksigen dan kesulitan bernafas.
dampak yang ditimbulkan bisa lebih parah bila anda tidur didalam ruangan tertutup dengan vertilisasi yang buruk. hal ini menyebabkan udara tidak segar terperangkap di ruangan tempat anda tidur
2. Penurunan suhu tubuh secara drastis
saat kita sedang tidur maka secara otomatis tubuh akan mengalami penurunan suhu tubuh, namun bila kita tidur menggunakan kipas angin maka suhu tubuh akan berkurang secara drastis.
selain itu, tekanan darah dan sistem pernafasan akan terganggu. akibatnya bisa fatal pada jantung dan paru-paru yang merupakanorgan yang penting bagi kehidupan manusia.
3. kekurangan air dan hipotermia
jika tubuh kita terkena kipas angin atau ac dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kita mengalami kekurangan air dan hipotermia.
4. Menyebabkan kematian
ketika tidur menggunakan kipas angin pada ruangan yang buruk ventilasinya dapat menyebabkan kematian, sebab akan terjadi peningkatan kejenuhan konsentrasi karbon dioksida dan pe
nurunan konsentrasi oksigen.
sulit memang untuk tidak menggunakan kipas angin pada keadaan panas, namun bila anda harus menggunakan kipas angin saat tidur sebaiknya anda menghadapkan kipas angin ke arah yang lain, jangan langsung ke wajah. atau bukalah pintu kamar anda agar ventilasi udara berjalan dengan baik. 
sumber www.teruskan.com
Read more ...
Senin, 28 Oktober 2013

5 Fakta Tentang HIV/AIDS Yang Penting Diketahui (Must Read)

Kasus HIV/AIDS di Indonesia makin mengkhawatirkan. Di Indonesia secara kumulatif kasus pengidap HIV dan AIDS mulai Januari 1987 hingga 31 Maret 2009 terdiri dari HIV 6.668 kasus, AIDS 16.964 kasus. Proporsi kumulatif untuk kasus AIDS menurut golongan usia, antara lain di bawah usia satu tahun mencapai 135, usia satu hingga empat tahun mencapai 175, usia lima hingga empat belas tahun mencapai 88.


Salah satu saksi bisa akhir hidup dari seorang penderita HIV yang diabadikan di Museum HIV-AIDS di ThailandSalah satu saksi bisa akhir hidup dari seorang penderita HIV yang diabadikan di Museum HIV-AIDS di Thailand

Pengidap HIV yang sudah parah dan menanti ajal
Name blog:fahmitakuya.blogspot.com
Pengidap HIV yang sudah parah dan menanti ajal, (saat ini sudah meninggal)
Sebagaimana dikutip ruanghati.com dari Kompas, usia lima belas hingga sembilan belas tahun mencapai 522, usia dua puluh hingga dua puluh sembilan tahun mencapai 8.567 kasus. Sedangkan usia 30 hingga 39 tahun mencapai 4.997, usia 40 hingga 49 tahun mencapai 1.427, usia 50 hingga 59 tahun mencapai 404, usia di atas 60 tahun mencapai 91, dan tak diketahui usia penderita mencapai 558 kasus.
Dari data ini, penderita usia remaja dan produktif cukup banyak. Ini mengkhawatirkan. Sebagian besar remaja menganggap HIV sebagai penyakit yang tak berbahaya. Lebih parah lagi, banyak sekali pemahaman salah terkait HIV/AIDS. Mari kita lihat 5 fakta mengenai HIV/AIDS yang wajib diketahui remaja:
1. HIV tidak pandang bulu
Sejak epidemi HIV dimulai 20 tahun lalu, stereotipe yang beredar di masyarakat tentang penderita HIV yaitu para gay, pemakai narkoba dan para pekerja seks komersial lah yang mendapat label tersebut. Faktanya, semua orang bisa terkena HIV, dari usia tua, muda , kaya, miskin, wanita, pria, maupun anak – anak dan dari berbagai macam profesi.
2. Seks oral tak seaman yang diipikir
Oral seks seringkali dianggap sebagai cara “aman” melakukan hubungan seksual. Faktanya, berdasar penelitian, cairan tubuh yang terinfeksi seperti semen dan sekresi vagina yang mengandung konsentrasi virus HIV tinggi bisa memasuki aliran darah melalui membran mukosa mulut.
3. Jangan cuma khawatir hamil
Banyak remaja percaya, satu – satunya risiko berhubungan seks tanpa proteksi adalah kehamilan. Karena itu dipakailah pil KB, oral seks dan ejakulasi di luar demi mencegah kehamilan. Padahal, banyak hal yang harus dikhawatirkan selain kehamilan, yakni adanya penyakit menular seksual (PMS) seperti sifilis, herpes, termasuk HIV yang bisa mengancam kehidupan.
4. Kadang orang tidak mengatakan sesungguhnya dan kita tidak tahu kenyataannya
Coba Anda pikir sejenak kalimat di atas. Berapa banyak orang yang mengakui bahwa mereka menderita HIV jika ditanya oleh pasangan barunya? Berapa banyak orang yang mengakui kehidupan seksual mereka ketika mereka baru mengenal seseorang? Berapa banyak orang yang benar – benar mengetahui status HIV mereka dan status kesehatan orang – orang yang bersama mereka sebelumnya? Sebuah pernyataan “ partner saya tidak mengidap HIV” hanya bisa diterima jika disertai dengan bukti nyata tes HIV negatif. Tanyalah dengan jelas status HIV mereka dan mintalah mereka melakukan tes sebagai bukti.
5. Belum ada obat untuk si pembunuh
Meski orang dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa hidup lebih lama berkat obat antiretroviral, obat ini tidak menyembuhkan. Kalau pun obat-obat ini melindungi dari infeksi opportunistik ini bukanlah “jalan pintas” dari infeksi HIV. Obat ini bahkan menyebabkan efek samping seperti diare, kelelahan berlebihan, kemerahan, mual dan muntah.
Jadi, sebaiknya pikirkanlah dahulu sebelum berbuat terlalu jauh dan merusak masa depan Anda, karena HIV merupakan “silent killer”, si pembunuh senyap yang jelas akan membuat anda menyesal di masa depan karenanya.
oleh Dr. Intan Airlina Febiliawanti
Read more ...

Bahaya Memakai Softlens dan Cara Memakai Dengan Benar

Sabtu, 26 Oktober 2013

Bahaya Softlens Bagi Mata dan Cara Menggunakannya Dengan Benar




Fahmitakuya.blogspot.com

Fahmitakuya.blogspot.com



Bahaya Softlens Bagi Mata dan Cara Menggunakannya Dengan Benar
Jika mendengar kata softlens, apa yang akan timbul dibenak anda ?? Tentu saja panca indera penglihatan  atau mata yang akan muncul pertama di dalam pikiran kita. Softlens dulunya hanya digunakan sebagai terobosan baru bagi dunia kesehatan. Namun dewasa ini softlens bukan hanya digunakan sebagai alat bantu penglihatan melainkan sebagai  life style atau gaya hidup. Banyak orang yang menggunakan softlens sebagai gaya hidup namun terkadang mereka tidak tahu bahaya menggunakan softlens American Optometric Association (AOA) mengungkapkan kalau penggunaan softlens dekoratif (hanya untuk memperindah bola mata semata) akan sangat berbahaya jika tanpa konsultasi dokter.  Apabila tanpa konsultasi dokter, kemungkinan besar para kosumen lensa dekoratif ini tidak memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana membersihkan dan memasang lensa dengan baik. Jika hal ini terjadi maka sudah pasti para konsumen tersebut sudah berani mengambil resiko menginfeksi mata mereka dengan bakteri, atau kerusakan yang signifikan pada fungsi mata, dan yang lebih parah adalah kehilangan penglihatan.Lensa dekoratif memiliki resiko yang sama dengan lensa korektif (untuk mata minus atau plus). Oleh karena itu jangan pernah memakai lensa dekoratif tanpa informasi dari dokter.

Bahaya / Dampak Negatif Memakai Softlens 


  • Iritasi dan mata merah
    Ini adalah bahaya softlens yang paling sering terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti debu, pemakaian yang kurang benar dan terlalu lama dipakai. Oleh karena itu, agar tidak mengalami iritasi sebaiknya jaga softlens tidak terkena debu dan pakai dengan cara yang benar. Bagaimana? Yang paling pertama dan paling utama yang harus diingat adalah tanganmu harus steril ketika memakai softlens. Pastikan juga untuk tidak memakainya terlalu lama. Tetes mata khusus softlens bisa secara rutin kamu gunakan untuk memberikan efek lega ketika memakainya.
  • Terlalu longgar atau terlalu ketat
    Softlens bisa menjadi terlalu longgar atau bahkan terlalu ketat seperti sangat menempel ke mata disebut hypoxia. Hal ini dikarenakan pemilihan kadar air yang salah ketika membeli softlens. Maka dari itu sesuaikan dengan keadaan mata. Jika matamu memang sudah memiliki banyak kandungan air mata, pilihlah softlens dengan kadar air lebih sedikit. Sedangkan mata yang cenderung kering sebaiknya pilih softlens dengan kadar air tinggi.
  • Softlens koyak dalam mata
    Softlens bisa koyak di mata. Nah, ini cenderung sangat berbahaya. Bahaya softlens ini bisa terjadi karena kamu memakai softlens saat tidur. Ketika tidur, softlens bisa bergerak-gerak di dalam mata dan bisa berisiko pecah di dalam mata. Tidak hanya itu, softlens dapat mengering karena tidak mendapatkan oksigen dan kadar air yang cukup. Nah, ketika Anda mencubit softlens dalam keadaan kering seperti itu dapat mengakibatkan softlens koyak. Karena itu juga, memang ketika ingin melepaskan softlens sangat disarankan untuk meneteskan tetes mata khusus softlens sebelumnya.
  • Infeksi kornea
    Bahaya infeksi kornea bisa terjadi jika kamu tidak merawat softlens dengan baik. Karenanya bakteri, jamur dan virus bisa tumbuh di softlens dan membuat alergi pada mata. Maka dari itu, jaga baik-baik softlens-mu ya. Jika tidak bisa seperti itu, memakai softlens sekali pakai bisa menjadi pilihan jika kamu berkekeuh untuk menggunakan softlens.

Cara Menggunakan Softlens Dengan Benar

Berikut saran dari AOA supaya dampak negatif menggunakan softlens dapat diminimalisir :


  • Temui dokter / ahli mata untuk mencari informasi dan mendapatkan lensa yang sesuai untuk mata anda dan layak pakai.
  • Jika anda akan menyentuh lensa cucilah tangan terlebih dahulu.
  • Selalu lepas softlens anda ketika anda tidur.
  • Membersihkan lensa secara rutin. Cara membersihkan yang baik adalah : usap lensa kontak dengan jari dan bilas dengan cairan pembersih sebelum menyimpan lensa dalam wadah yang sudah berisi cairan pembersih.
  • Simpanlah wadah lensa kontak di tempat yang lembab dan terlindung dari cahaya matahari langsung
  • Gantilah wadah lensa setiap minimal 3 bulan sekali.
  • Untuk menyimpan lensa, gunakan cairan pembersih yang masih baru. Jangan gunakan cairan yang sudah dipakai, meskipun terlihat bersih tetapi mengandung bakteri yang bisa membahayakan mata anda.
  • Patuhi jadwal penggantian lensa kontak sesuai anjuran dokter.
  • Temui dokter mata anda untuk memeriksakan mata anda secara rutin.


Sooo0.. Kalau anda adalah pemakai softlens haruslah menjadi orang yang higienis. Jangan main-main dengan kebersihan softlens anda. 
Read more ...

bahaya makan mie dengan nasi

Sabtu, 26 Oktober 2013

Makan Mie Instan Campur Nasi


akibat makan mie Bahaya Makan Mie Instan Campur Nasi
name blog: fahmitakuya.blogspot.com
Nasi merupakan makanan pokok manusia sementara Mie Instan merupakan makanan favorit karena kemudahan dalam membuatnya, nah biasanya ketika kita makan nasi jika tidak ada lauk maka Mie Instan akan menjadi pelengkap makan kita.
Namun tahukah kamu jika makan nasi dengan Mie Instan ini ternyata berbahaya untuk kesehatan hal ini disebabkan karena nasi dan Mie Instan memiliki kalori yang sangat tinggi jika dua bahan makanan ini digabungkan maka kamu akan mengkonsumsi sekitar 600 – 700 kalori sekali makan, padahal rata-rata wanita dewasa hanya butuh 1200 – 1500 kalori per hari.
Terlalu banyak kalori yang masuk ketubuh inilah yang akibatnya akan buruk untuk tubuh manusia yakni bisa meningkatkan resiko kegemukan dan diabetes tentunya dua hal ini akan sangat buruk untuk kesehatan kamu.
Selain kegemukan dan diabetes hanya makan nasi dan Mie Instan juga tidak memiliki gizi yang cukup untuk kamu, apa lagi mie instan juga banyak mengandung garam dan MSG yang tentunya tidak baik juga untuk kesehatan.
Dibandingkan makan nasi dengan Mie Instan ada baiknya kamu mencampurkan mie instan dengan campuran lain seperti sayur, ayam, ataupun telur.
Itulah Bahaya Makan Mie Instan Campur Nasi yang dapat Andalan Internet Share semoga bermanfaat untuk kita semua terima kasih.
Kita Bebagi Yuk....
Read more ...