Pages

Selamat Datang Diblog Fahmi Takuya
Senin, 04 November 2013

WAJAH KELIHATAN BURUK AKIBAT ASAP ROKOK



FAHMITAKUYA.BLOGSPOT.COM
 
Bahaya rokok yang merusak jantung, paru, otak sudah banyak diketahui orang. Tapi efek merokok juga bikin buruk rupa alias penampilan yang tidak sehat seperti gigi kuning, noda hitam di wajah dan kulit jadi mudah keriput.

Seperti dilansir dari Health, Rabu (24/2/2010) setidaknya ada 15 efek rokok yang membuat rupa Anda semrawut. Percuma punya wajah ganteng dan cantik jika terlihat loyo dan tidak sehat akibat merokok.

Berikut 15 efek negatif yang bikin perokok tak enak dipandang mata:

1. Kantung mata
Kantung mata biasanya timbul karena orang tidak mendapatkan tidur yang cukup. Kantung mata membuat orang terlihat lelah dan tidak segar.

Menurut studi yang dilakukan Johns Hopkins, perokok mengalami empat kali lebih banyak masalah tidur tidak nyenyak dibandingkan yang tidak merokok. Efek nikotin di malam hari membuat Anda menjadi susah tidur.

2. Psoriasis
Psoriasis adalah penyakit kulit autoimun yang sulit disembuhkan. Orang yang bukan perokok pun bisa terkena psoriasis, tapi jika Anda merokok risikonya menjadi lebih besar. Perokok pasif yang sedang hamil dan anak-anak juga bisa terkena risiko psoriasis.

Menurut studi yang dilakukan tahun 2007, jika Anda merokok satu bungkus per hari selama 10 tahun atau kurang maka risiko psoriasis meningkat 20%, jika merokok selama 11-20 tahun risiko psoriasis 60% lebih tinggi, dan bagi mereka yang merokok lebih dari 20 tahun risiko psoriasis meningkat dua kali lipat.

3. Gigi kuning
Nikotin dalam rokok bisa menodai gigi dan membuat warnanya terlihat tidak bersih. Bisa saja si perokok mempunyai gigi putih dengan pergi ke dokter gigi tapi tentu saja harus mengeluarkan biaya rutin yang tidak murah. Tidakkah Anda ingin punya gigi cemerlang yang membuat orang senang melihatnya.

4. Penuaan dini dan berkeriputMerokok bisa mempercepat proses penuaan. Perokok terlihat 1,4 tahun lebih tua daripada yang bukan perokok.

5. Jari-jari menguning
Nikotin dalam asap rokok tidak hanya dapat membuat gigi cokelat atau kuning, tetapi juga bisa membuat kotor jari dan kuku. Memang jari dan kuku kuning akibat rokok bisa hilang dengan perawatan pemutih. Tapi dari pada repot-repot bukankah lebih indah terlihat alami karena tidak merokok.

6. Rambut tipis
Menurut ahli kimia racun dalam asap rokok dapat merusak DNA dalam folikel rambut dan menghasilkan sel-radikal bebas yang merusak rambut. Alhasil, perokok memiliki rambut tipis dan cenderung beruban lebih cepat daripada bukan perokok. Laki-laki yang merokok punya peluang dua kali kehilangan rambut dibanding bukan perokok.

7. Kulit banyak parutan atau goresan
Nikotin menyebabkan vasokonstriksi, yakni penyempitan pembuluh darah yang dapat membatasi aliran darah yang kaya oksigen ke pembuluh darah tipis di wajah atau bagian lain dari tubuh.

Jika terjadi vasokonstriksi maka apabila Anda terluka akan makan waktu lama untuk penyembuhannya dan Anda akan memiliki bekas luka yang besar dan merah dibanding yang tidak merokok.

8. Gigi copotMerokok membuat masalah besar terhadap gigi termasuk risiko kanker mulut dan penyakit gusi. Studi di Inggris tahun 2005 yang dimuat dalam Journal of Clinical Periodonti menyebutkan, perokok enam kali lebih besar mengalami penyakit gusi yang dapat menyebabkan hilangnya gigi.

9. Sinar di wajah meredup
Coba perhatikan si perokok, pasti wajahnya lesu dan kehilangan sinar alaminya. Tentu saja ini terjadi karena asap rokok mengandung karbon monoksida yang menggantikan oksigen dalam kulit Anda. Sedangkan nikotin mengurangi aliran darah, membuat kulit kering dan berubah warna. Merokok juga banyak menguras nutrisi, termasuk vitamin C. Padahal nutrisi dan vitamin C membantu melindungi dan memperbaiki kerusakan kulit.

10. Penyembuhan luka lebih lamaKulit perokok yang kondisinya rusak membuat tubuh si perokok butuh proses lama untuk penyembuhan luka. Si perokok yang mengalami operasi kulit, operasi gigi harus butuh waktu lebih lama untuk memperbaiki lukanya.

11. Kutil
Meski alasannya belum jelas, perokok lebih rentan terhadap infeksi papillomavirus (HPV) yakni virus yang salah satunya dapat menyebabkan kutil termasuk kutil di kelamin.

Meskipun kutil kelamin adalah penyakit menular seksual yang disebabkan HPV, merokok juga menjadi faktor risiko terkena itu. Menurut sebuah penelitian, perempuan yang merokok hampir empat kali lebih mungkin memiliki penyakit kutil kelamin dibanding yang bukan perokok.

12. Kanker kulit
Merokok adalah penyebab kanker seperti paru-paru, tenggorokan, mulut, dan kanker kerongkongan. Jadi tidak terlalu mengejutkan jika rokok juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Menurut penelitian tahun 2001, perokok tiga kali lebih mungkin terkena kanker kulit daripada yang bukan perokok.

13. Stretch mark
Stretch mark atau parut-parut di kulit sangat ditakuti perempuan karena kulit jadi terlihat jelek. Nikotin yang ditemukan dalam rokok ternyata bisa merusak serat dan jaringan ikat di kulit yang menyebabkannya kehilangan elastisitas dan kekuatan kulit.

Stretch mark berupa guratan merah di kulit terbentuk ketika berat badan bertambah dengan cepat. Siapa saja bisa mendapatkan stretch mark dengan berat badan yang cepat (seperti dalam keadaan kehamilan), tetapi rokok dapat menjadi faktor penyebab lainnyanya.

14. Perut yang lembek
Rokok memang penekan nafsu makan dan orang yang merokok memiliki berat badan yang lebih rendah daripada yang bukan perokok. Namun, sebuah studi tahun 2009 di Belanda menemukan bahwa perokok memiliki lemak yang lebih dalam daripada bukan perokok.

Lemak yang dalam ini dapat menumpuk di bagian tengah tubuh Anda, akhirnya meningkatkan risiko penyakit lain seperti diabetes.

15. KatarakMerokok dapat meningkatkan risiko katarak karena meningkatkan stres oksidatif pada lensa mata. Orang-orang yang terus merokok memiliki risiko 22 persen terkena katarak.
Read more ...
Senin, 04 November 2013
Waspadai Bahaya Radiasi Handphone Terhadap Kesehatan
FAHMITAKUYA.BLOGSPOT.COM


 Handphone merupakan alat komunikasi yang sangat menjamur disetiap kalangan masyarakat dan sudah menjadi kebutuhan primer. Dari kota-kota besar sampai pelosok desa dari anak-anak hingga orang tua semuanya hampir memiliki handphone disakunya. Namun tahukah anda?? ketika anda menggunakan handphone genggam, 70% – 80% energi negatif yang dipancarkan dari antena handphone itu diserap oleh kepala. Bahkan beberapa penelitian menunjukan bahwa radiasi yang dipancarkan handphone pada saat dalam keadaan aktif (melakukan panggilan). Ternyata dapat mematangkan telur mentah dalam waktu 65 menit. Penyerapan radiasi dalam jangka panjang dapat merusak struktur DNA.
Beberapa institusi menyatakan bahwa radiasi dari penggunan HP atau ponsel tidak berbahaya. Dan Radiasi HP ini tergolong gelombang RF, tidak cukup berbahaya. Radiasi RF pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF mempunyai kemampuan untuk memanaskan  , seperti oven microwave untuk memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita tidak diperlengkapi sistem untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang.

Bahaya Radiasi handphone Terhadap kesehatan

  1. Resiko kanker otak
    Sering menelepon dengan ponsel berjam-jam? Atau sering meletakan handphone dekat kepala saat tidur?  Sebaiknya kebiasaan tersebut dirubah .karena, Badan Internasional penelitian kanker di Lyon, Paris mengatakan, intensitas menggunakan ponsel di sekitar area kepala dalam waktu lama, dapat memicu kemunculan zat penyebab kanker (karsinogenik) terutama kanker otak. Hal ini terjadi karena medan elektromagnetik yang berasal dari radiasi ponsel, diserap kepala dan kemudian diserap sel otak hingga mengenai DNA dalam sel.
  2. Memicu kanker p4yud4r4
    Kebiasaan meletakan ponsel di saku seragam ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker p4yudar4. Radiasi  microwave sebuah ponsel akan langsung ke dalam jaringan lemak p4yud4ra.
  3. Risiko pada ibu hamil
    Risiko pada ibu hamil Hasil penelitian menunjukkan bawha paparan radiasi pada ponsel dalam jangka tertentu bisa menyebabkan bayi yang lahir mengalami dampak negatif pada otaknya dan kemungkinan besar terkena risiko ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). ADHD merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitasnya cenderung berlebihan. Hasil penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti di Yale University yang mempelajari efek radiasi yang dihasilkan dari perangkat ponsel dengan melakukan percobaan pada tikus yang sedang hamil.
  4. Risiko pada anak
    Risiko pada anak Laporan dari International EMF (Electromagnetic Field) Collaborative yang ditulis oleh kelompok peneliti internasional mengatakan bahwa adanya kemungkinan munculnya kanker akubat terstimulasi penggunaan ponsel, terlebih bagi anak-anak. Terry Svain dari Occupation and Enviromental Cancer Committee menyarankan kepada Anda agar lebih memberikan perhatian pada anak-anak yang menggunakan ponsel karena jaringan otak mereka masih dalam tahap perkembangan.

 Cara Mengatasi / Mencegah Radiasi

  • Jangan gunakan handphone saat sinyal lemah (rendah). Hal ini menyebabkan handphone bekerja lebih keras untuk memperoleh koneksi, sehingga menciptakan kemungkinan radiasi lebih besar.
  • Batasi penggunaan handphone. Bicara seperlunya dan sebisa mungkin kirimkan text daripada menelpon.
  • Saat handphone menyala, jangan menyimpannya dekat bagian tubuh Anda. Badan kita dapat menyerap radiasi yang membahayakan, jadi jauhkan dari anggota badan (termasuk di saku). Terkadang saking besarnya kebutuhan berkomunikasi, sampai-sampai handphone pun tidur di samping kita. Hal ini sebaiknya dihindari untuk mengurangi kemungkinan terkena radiasi.
  • Lebih baik SMS Bila anda terbiasa dengan SMS-ria, sekarang anda punya alasan kuat untuk memaksimalkan kebiasaan anda tersebut. Mengirim teks via SMS akan membatasi durasi paparan bahaya radiasi Hp, dan menjaga jarak Hp dari kepala dan tubuh kita.
  • Setting ke mode off line. Waktu Hp tidak dipakai, jangan lupa untuk mematikannya. Atau, setting menjadi offline, stand alone, atau flight mode, yang akan mematikan transmitter-nya namun masih memungkinkan Anda untuk menggunakan Hp untuk main game atau mendengarkan musik, serta membuka aplikasi lain kecuali menelepon dan browsing internet.
  • Memakai HP sebaiknya di ruang yang luas. Ketika berada di lift yang sempit, mobil atau kendaraan, batasi penggunaan telepon seluler. Jangan memakai Hp saat mengemudi, karena akan membahayakan keselamatan anda maupun pengguna jalan raya lainnya.
  • Disarankan untuk tidak telepon lama-lama. Baiknya hanya 2 atau 3 menit saja, untuk meminimalisir radiasi pada telinga. Ponsel, memang adalah salah satu alat yang tidak bisa kita hindari penggunaannya. Namun cara yang cerdas dan tepat dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan akibat penggunaan ponsel.
  • Jangan meletakkan ponsel di saku celana Anda. Hal ini bisa berakibat fatal bagi fungsi organ reproduksi Anda.
  • Kurangi penggunaan Bluethoot . Bluethoot juga mengandung efek radiasi,  jadi penggunaannya juga harus lebih ditekan.
  • Gunakan speaker phone pada ponsel Anda. Penggunaan ini dapat menolong Anda dari radiasi yang akan ditimbulkan.
  • Mengurangi pemakaian Smartphone. Perangkat smartphone seperti BlackBerry atau iPhone menghasilkan emisi yang lebih tinggi daripada Hp biasa. Smartphone lebih banyak bergantung pada energi dari baterai untuk melakukan aktivitas e-mail, koneksi internet, dan men-display warna. Mengurangi pemakaian smartphone merupakan langkah bijak untuk mengurangi bahaya radiasi Hp.
  • Malam hari sebaiknya HP dimatikan. Jika tetap menyala, sebaiknya diletakkan di luar kamar tidur, agar gelombang elektromagnetik tidak menyerang organ otak manusia.
  • Jauhi anak balita dari Hp. Anak-anak usia dibawah 8 tahun sangat riskan terhadap bahaya radiasi Hp ini, sehingga sangat disarankan untuk tidak menggunakan HP.
  • Gunakan tutup (casing) anti radiasi Hp. Di pasaran sekarang ini banyak ditawarkan berbagai produk untuk mengurangi bahaya radiasi Hp, mulai dari stiker antiradiasi hp hingga casing khusus untuk smartphone yang radiasinya cukup tinggi. Sebuah pengujian independen yang dilakukan majalah Wired menunjukkan, beberapa merek casing antiradiasi hp mampu mengurangi radiasi hingga 66,7 persen.
Bahaya Tidur Dekat dengan Ponsel Apakah kamu sering tidur dekat dengan ponsel atau sering menaruh ponsel di dekat bantal saat mau tidur? Jika iya, cobalah untuk segera merubah kebiasaan itu. Perlu kamu ketahui tidur dekat dengan ponsel itu berbahaya. Menurut para peneliti tidur dekat dengan ponsel atau handphone itu bisa menimbulkan peristiwa aneh, dimana kita bisa mengirimkan SMS berisi pesan yang kacau pada teman-teman atau keluarga. Kita tidak sadar telah melakukannya, karena kita sebenarnya sudah tidur. “Kami memiliki pasien-pasien yang mengaku telah mengirimkan pesan SMS kepada teman-teman dan keluarga saat tidur,” ujar Dr David Cunnington, dari Melbourne Sleep Disorder Centre di Australia. “Inilah salah satu kejadian, yang sangat jarang terjadi, dan yang pasti bukan suatu tren yang biasa.” Menurutnya, sleep texting atau mengirim pesan SMS yang dikirimkan selagi tidur, merupakan akibat stres yang dialami. Selain itu faktor terlalu sering menggunakan smartphone untuk berkirim pesan juga bisa menjadi penyebabnya. “Karena sangat mudah untuk menerima e-mail terus-menerus, dan mendapat bermacam notifikasi dari ponsel pintar, menjadi lebih sulit bagi kita untuk memisahkan kehidupan saat bangun dan saat tidur,” tambahnya. Dr David Cunnington mengatakan bahwa meletakkan ponsel di samping bantal atau meja samping tempat tidur membuat kamu masih sulit untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Sebab, ketika ponsel berada dalam jangkauan, kamu merasa harus membalas SMS, telepon dan e-mail masuk meski sudah larut malam. “Poin utamanya adalah, bahwa orang perlu menghargai waktu tidurnya, dan berusaha mematikan (ponselnya) pada malam hari,” saran Cunnington. Bahaya dari mengirim pesan saat tidur adalah masalah pulsa. Kamu pasti bakalan kaget setelah mengetahui pulsa ponsel kamu tiba-tiba habis tanpa sebab. Jadi, lebih baik matikan dulu ponsel kamu di saat malam hari agar pulsanya tetap aman. Ok.?! ;)

Read more at: http://ciricara.com/2012/05/01/bahaya-tidur-dekat-dengan-ponsel/
Copyright © CiriCara.com
Bahaya Tidur Dekat dengan Ponsel Apakah kamu sering tidur dekat dengan ponsel atau sering menaruh ponsel di dekat bantal saat mau tidur? Jika iya, cobalah untuk segera merubah kebiasaan itu. Perlu kamu ketahui tidur dekat dengan ponsel itu berbahaya. Menurut para peneliti tidur dekat dengan ponsel atau handphone itu bisa menimbulkan peristiwa aneh, dimana kita bisa mengirimkan SMS berisi pesan yang kacau pada teman-teman atau keluarga. Kita tidak sadar telah melakukannya, karena kita sebenarnya sudah tidur. “Kami memiliki pasien-pasien yang mengaku telah mengirimkan pesan SMS kepada teman-teman dan keluarga saat tidur,” ujar Dr David Cunnington, dari Melbourne Sleep Disorder Centre di Australia. “Inilah salah satu kejadian, yang sangat jarang terjadi, dan yang pasti bukan suatu tren yang biasa.” Menurutnya, sleep texting atau mengirim pesan SMS yang dikirimkan selagi tidur, merupakan akibat stres yang dialami. Selain itu faktor terlalu sering menggunakan smartphone untuk berkirim pesan juga bisa menjadi penyebabnya. “Karena sangat mudah untuk menerima e-mail terus-menerus, dan mendapat bermacam notifikasi dari ponsel pintar, menjadi lebih sulit bagi kita untuk memisahkan kehidupan saat bangun dan saat tidur,” tambahnya. Dr David Cunnington mengatakan bahwa meletakkan ponsel di samping bantal atau meja samping tempat tidur membuat kamu masih sulit untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Sebab, ketika ponsel berada dalam jangkauan, kamu merasa harus membalas SMS, telepon dan e-mail masuk meski sudah larut malam. “Poin utamanya adalah, bahwa orang perlu menghargai waktu tidurnya, dan berusaha mematikan (ponselnya) pada malam hari,” saran Cunnington. Bahaya dari mengirim pesan saat tidur adalah masalah pulsa. Kamu pasti bakalan kaget setelah mengetahui pulsa ponsel kamu tiba-tiba habis tanpa sebab. Jadi, lebih baik matikan dulu ponsel kamu di saat malam hari agar pulsanya tetap aman. Ok.?! ;)

Read more at: http://ciricara.com/2012/05/01/bahaya-tidur-dekat-dengan-ponsel/
Copyright © CiriCara.com
Bahaya Tidur Dekat dengan Ponsel Apakah kamu sering tidur dekat dengan ponsel atau sering menaruh ponsel di dekat bantal saat mau tidur? Jika iya, cobalah untuk segera merubah kebiasaan itu. Perlu kamu ketahui tidur dekat dengan ponsel itu berbahaya. Menurut para peneliti tidur dekat dengan ponsel atau handphone itu bisa menimbulkan peristiwa aneh, dimana kita bisa mengirimkan SMS berisi pesan yang kacau pada teman-teman atau keluarga. Kita tidak sadar telah melakukannya, karena kita sebenarnya sudah tidur. “Kami memiliki pasien-pasien yang mengaku telah mengirimkan pesan SMS kepada teman-teman dan keluarga saat tidur,” ujar Dr David Cunnington, dari Melbourne Sleep Disorder Centre di Australia. “Inilah salah satu kejadian, yang sangat jarang terjadi, dan yang pasti bukan suatu tren yang biasa.” Menurutnya, sleep texting atau mengirim pesan SMS yang dikirimkan selagi tidur, merupakan akibat stres yang dialami. Selain itu faktor terlalu sering menggunakan smartphone untuk berkirim pesan juga bisa menjadi penyebabnya. “Karena sangat mudah untuk menerima e-mail terus-menerus, dan mendapat bermacam notifikasi dari ponsel pintar, menjadi lebih sulit bagi kita untuk memisahkan kehidupan saat bangun dan saat tidur,” tambahnya. Dr David Cunnington mengatakan bahwa meletakkan ponsel di samping bantal atau meja samping tempat tidur membuat kamu masih sulit untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Sebab, ketika ponsel berada dalam jangkauan, kamu merasa harus membalas SMS, telepon dan e-mail masuk meski sudah larut malam. “Poin utamanya adalah, bahwa orang perlu menghargai waktu tidurnya, dan berusaha mematikan (ponselnya) pada malam hari,” saran Cunnington. Bahaya dari mengirim pesan saat tidur adalah masalah pulsa. Kamu pasti bakalan kaget setelah mengetahui pulsa ponsel kamu tiba-tiba habis tanpa sebab. Jadi, lebih baik matikan dulu ponsel kamu di saat malam hari agar pulsanya tetap aman. Ok.?! ;)

Read more at: http://ciricara.com/2012/05/01/bahaya-tidur-dekat-dengan-ponsel/
Copyright © CiriCara.com
Waspadai Bahaya Radiasi Handphone Terhadap Kesehatan
Jatinangorku.com – Handphone merupakan alat komunikasi yang sangat menjamur disetiap kalangan masyarakat dan sudah menjadi kebutuhan primer. Dari kota-kota besar sampai pelosok desa dari anak-anak hingga orang tua semuanya hampir memiliki handphone disakunya. Namun tahukah anda?? ketika anda menggunakan handphone genggam, 70% – 80% energi negatif yang dipancarkan dari antena handphone itu diserap oleh kepala. Bahkan beberapa penelitian menunjukan bahwa radiasi yang dipancarkan handphone pada saat dalam keadaan aktif (melakukan panggilan). Ternyata dapat mematangkan telur mentah dalam waktu 65 menit. Penyerapan radiasi dalam jangka panjang dapat merusak struktur DNA.
Beberapa institusi menyatakan bahwa radiasi dari penggunan HP atau ponsel tidak berbahaya. Dan Radiasi HP ini tergolong gelombang RF, tidak cukup berbahaya. Radiasi RF pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF mempunyai kemampuan untuk memanaskan  , seperti oven microwave untuk memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita tidak diperlengkapi sistem untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang.

Bahaya Radiasi handphone Terhadap kesehatan

  1. Resiko kanker otak
    Sering menelepon dengan ponsel berjam-jam? Atau sering meletakan handphone dekat kepala saat tidur?  Sebaiknya kebiasaan tersebut dirubah .karena, Badan Internasional penelitian kanker di Lyon, Paris mengatakan, intensitas menggunakan ponsel di sekitar area kepala dalam waktu lama, dapat memicu kemunculan zat penyebab kanker (karsinogenik) terutama kanker otak. Hal ini terjadi karena medan elektromagnetik yang berasal dari radiasi ponsel, diserap kepala dan kemudian diserap sel otak hingga mengenai DNA dalam sel.
  2. Memicu kanker p4yud4r4
    Kebiasaan meletakan ponsel di saku seragam ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker p4yudar4. Radiasi  microwave sebuah ponsel akan langsung ke dalam jaringan lemak p4yud4ra.
  3. Risiko pada ibu hamil
    Risiko pada ibu hamil Hasil penelitian menunjukkan bawha paparan radiasi pada ponsel dalam jangka tertentu bisa menyebabkan bayi yang lahir mengalami dampak negatif pada otaknya dan kemungkinan besar terkena risiko ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). ADHD merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitasnya cenderung berlebihan. Hasil penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti di Yale University yang mempelajari efek radiasi yang dihasilkan dari perangkat ponsel dengan melakukan percobaan pada tikus yang sedang hamil.
  4. Risiko pada anak
    Risiko pada anak Laporan dari International EMF (Electromagnetic Field) Collaborative yang ditulis oleh kelompok peneliti internasional mengatakan bahwa adanya kemungkinan munculnya kanker akubat terstimulasi penggunaan ponsel, terlebih bagi anak-anak. Terry Svain dari Occupation and Enviromental Cancer Committee menyarankan kepada Anda agar lebih memberikan perhatian pada anak-anak yang menggunakan ponsel karena jaringan otak mereka masih dalam tahap perkembangan.

 Cara Mengatasi / Mencegah Radiasi

  • Jangan gunakan handphone saat sinyal lemah (rendah). Hal ini menyebabkan handphone bekerja lebih keras untuk memperoleh koneksi, sehingga menciptakan kemungkinan radiasi lebih besar.
  • Batasi penggunaan handphone. Bicara seperlunya dan sebisa mungkin kirimkan text daripada menelpon.
  • Saat handphone menyala, jangan menyimpannya dekat bagian tubuh Anda. Badan kita dapat menyerap radiasi yang membahayakan, jadi jauhkan dari anggota badan (termasuk di saku). Terkadang saking besarnya kebutuhan berkomunikasi, sampai-sampai handphone pun tidur di samping kita. Hal ini sebaiknya dihindari untuk mengurangi kemungkinan terkena radiasi.
  • Lebih baik SMS Bila anda terbiasa dengan SMS-ria, sekarang anda punya alasan kuat untuk memaksimalkan kebiasaan anda tersebut. Mengirim teks via SMS akan membatasi durasi paparan bahaya radiasi Hp, dan menjaga jarak Hp dari kepala dan tubuh kita.
  • Setting ke mode off line. Waktu Hp tidak dipakai, jangan lupa untuk mematikannya. Atau, setting menjadi offline, stand alone, atau flight mode, yang akan mematikan transmitter-nya namun masih memungkinkan Anda untuk menggunakan Hp untuk main game atau mendengarkan musik, serta membuka aplikasi lain kecuali menelepon dan browsing internet.
  • Memakai HP sebaiknya di ruang yang luas. Ketika berada di lift yang sempit, mobil atau kendaraan, batasi penggunaan telepon seluler. Jangan memakai Hp saat mengemudi, karena akan membahayakan keselamatan anda maupun pengguna jalan raya lainnya.
  • Disarankan untuk tidak telepon lama-lama. Baiknya hanya 2 atau 3 menit saja, untuk meminimalisir radiasi pada telinga. Ponsel, memang adalah salah satu alat yang tidak bisa kita hindari penggunaannya. Namun cara yang cerdas dan tepat dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan akibat penggunaan ponsel.
  • Jangan meletakkan ponsel di saku celana Anda. Hal ini bisa berakibat fatal bagi fungsi organ reproduksi Anda.
  • Kurangi penggunaan Bluethoot . Bluethoot juga mengandung efek radiasi,  jadi penggunaannya juga harus lebih ditekan.
  • Gunakan speaker phone pada ponsel Anda. Penggunaan ini dapat menolong Anda dari radiasi yang akan ditimbulkan.
  • Mengurangi pemakaian Smartphone. Perangkat smartphone seperti BlackBerry atau iPhone menghasilkan emisi yang lebih tinggi daripada Hp biasa. Smartphone lebih banyak bergantung pada energi dari baterai untuk melakukan aktivitas e-mail, koneksi internet, dan men-display warna. Mengurangi pemakaian smartphone merupakan langkah bijak untuk mengurangi bahaya radiasi Hp.
  • Malam hari sebaiknya HP dimatikan. Jika tetap menyala, sebaiknya diletakkan di luar kamar tidur, agar gelombang elektromagnetik tidak menyerang organ otak manusia.
  • Jauhi anak balita dari Hp. Anak-anak usia dibawah 8 tahun sangat riskan terhadap bahaya radiasi Hp ini, sehingga sangat disarankan untuk tidak menggunakan HP.
  • Gunakan tutup (casing) anti radiasi Hp. Di pasaran sekarang ini banyak ditawarkan berbagai produk untuk mengurangi bahaya radiasi Hp, mulai dari stiker antiradiasi hp hingga casing khusus untuk smartphone yang radiasinya cukup tinggi. Sebuah pengujian independen yang dilakukan majalah Wired menunjukkan, beberapa merek casing antiradiasi hp mampu mengurangi radiasi hingga 66,7 persen.
Waspadai Bahaya Radiasi Handphone Terhadap Kesehatan
Jatinangorku.com – Handphone merupakan alat komunikasi yang sangat menjamur disetiap kalangan masyarakat dan sudah menjadi kebutuhan primer. Dari kota-kota besar sampai pelosok desa dari anak-anak hingga orang tua semuanya hampir memiliki handphone disakunya. Namun tahukah anda?? ketika anda menggunakan handphone genggam, 70% – 80% energi negatif yang dipancarkan dari antena handphone itu diserap oleh kepala. Bahkan beberapa penelitian menunjukan bahwa radiasi yang dipancarkan handphone pada saat dalam keadaan aktif (melakukan panggilan). Ternyata dapat mematangkan telur mentah dalam waktu 65 menit. Penyerapan radiasi dalam jangka panjang dapat merusak struktur DNA.
Beberapa institusi menyatakan bahwa radiasi dari penggunan HP atau ponsel tidak berbahaya. Dan Radiasi HP ini tergolong gelombang RF, tidak cukup berbahaya. Radiasi RF pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF mempunyai kemampuan untuk memanaskan  , seperti oven microwave untuk memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita tidak diperlengkapi sistem untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang.

Bahaya Radiasi handphone Terhadap kesehatan

  1. Resiko kanker otak
    Sering menelepon dengan ponsel berjam-jam? Atau sering meletakan handphone dekat kepala saat tidur?  Sebaiknya kebiasaan tersebut dirubah .karena, Badan Internasional penelitian kanker di Lyon, Paris mengatakan, intensitas menggunakan ponsel di sekitar area kepala dalam waktu lama, dapat memicu kemunculan zat penyebab kanker (karsinogenik) terutama kanker otak. Hal ini terjadi karena medan elektromagnetik yang berasal dari radiasi ponsel, diserap kepala dan kemudian diserap sel otak hingga mengenai DNA dalam sel.
  2. Memicu kanker p4yud4r4
    Kebiasaan meletakan ponsel di saku seragam ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker p4yudar4. Radiasi  microwave sebuah ponsel akan langsung ke dalam jaringan lemak p4yud4ra.
  3. Risiko pada ibu hamil
    Risiko pada ibu hamil Hasil penelitian menunjukkan bawha paparan radiasi pada ponsel dalam jangka tertentu bisa menyebabkan bayi yang lahir mengalami dampak negatif pada otaknya dan kemungkinan besar terkena risiko ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). ADHD merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitasnya cenderung berlebihan. Hasil penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti di Yale University yang mempelajari efek radiasi yang dihasilkan dari perangkat ponsel dengan melakukan percobaan pada tikus yang sedang hamil.
  4. Risiko pada anak
    Risiko pada anak Laporan dari International EMF (Electromagnetic Field) Collaborative yang ditulis oleh kelompok peneliti internasional mengatakan bahwa adanya kemungkinan munculnya kanker akubat terstimulasi penggunaan ponsel, terlebih bagi anak-anak. Terry Svain dari Occupation and Enviromental Cancer Committee menyarankan kepada Anda agar lebih memberikan perhatian pada anak-anak yang menggunakan ponsel karena jaringan otak mereka masih dalam tahap perkembangan.

 Cara Mengatasi / Mencegah Radiasi

  • Jangan gunakan handphone saat sinyal lemah (rendah). Hal ini menyebabkan handphone bekerja lebih keras untuk memperoleh koneksi, sehingga menciptakan kemungkinan radiasi lebih besar.
  • Batasi penggunaan handphone. Bicara seperlunya dan sebisa mungkin kirimkan text daripada menelpon.
  • Saat handphone menyala, jangan menyimpannya dekat bagian tubuh Anda. Badan kita dapat menyerap radiasi yang membahayakan, jadi jauhkan dari anggota badan (termasuk di saku). Terkadang saking besarnya kebutuhan berkomunikasi, sampai-sampai handphone pun tidur di samping kita. Hal ini sebaiknya dihindari untuk mengurangi kemungkinan terkena radiasi.
  • Lebih baik SMS Bila anda terbiasa dengan SMS-ria, sekarang anda punya alasan kuat untuk memaksimalkan kebiasaan anda tersebut. Mengirim teks via SMS akan membatasi durasi paparan bahaya radiasi Hp, dan menjaga jarak Hp dari kepala dan tubuh kita.
  • Setting ke mode off line. Waktu Hp tidak dipakai, jangan lupa untuk mematikannya. Atau, setting menjadi offline, stand alone, atau flight mode, yang akan mematikan transmitter-nya namun masih memungkinkan Anda untuk menggunakan Hp untuk main game atau mendengarkan musik, serta membuka aplikasi lain kecuali menelepon dan browsing internet.
  • Memakai HP sebaiknya di ruang yang luas. Ketika berada di lift yang sempit, mobil atau kendaraan, batasi penggunaan telepon seluler. Jangan memakai Hp saat mengemudi, karena akan membahayakan keselamatan anda maupun pengguna jalan raya lainnya.
  • Disarankan untuk tidak telepon lama-lama. Baiknya hanya 2 atau 3 menit saja, untuk meminimalisir radiasi pada telinga. Ponsel, memang adalah salah satu alat yang tidak bisa kita hindari penggunaannya. Namun cara yang cerdas dan tepat dapat meminimalisir hal yang tidak diinginkan akibat penggunaan ponsel.
  • Jangan meletakkan ponsel di saku celana Anda. Hal ini bisa berakibat fatal bagi fungsi organ reproduksi Anda.
  • Kurangi penggunaan Bluethoot . Bluethoot juga mengandung efek radiasi,  jadi penggunaannya juga harus lebih ditekan.
  • Gunakan speaker phone pada ponsel Anda. Penggunaan ini dapat menolong Anda dari radiasi yang akan ditimbulkan.
  • Mengurangi pemakaian Smartphone. Perangkat smartphone seperti BlackBerry atau iPhone menghasilkan emisi yang lebih tinggi daripada Hp biasa. Smartphone lebih banyak bergantung pada energi dari baterai untuk melakukan aktivitas e-mail, koneksi internet, dan men-display warna. Mengurangi pemakaian smartphone merupakan langkah bijak untuk mengurangi bahaya radiasi Hp.
  • Malam hari sebaiknya HP dimatikan. Jika tetap menyala, sebaiknya diletakkan di luar kamar tidur, agar gelombang elektromagnetik tidak menyerang organ otak manusia.
  • Jauhi anak balita dari Hp. Anak-anak usia dibawah 8 tahun sangat riskan terhadap bahaya radiasi Hp ini, sehingga sangat disarankan untuk tidak menggunakan HP.
  • Gunakan tutup (casing) anti radiasi Hp. Di pasaran sekarang ini banyak ditawarkan berbagai produk untuk mengurangi bahaya radiasi Hp, mulai dari stiker antiradiasi hp hingga casing khusus untuk smartphone yang radiasinya cukup tinggi. Sebuah pengujian independen yang dilakukan majalah Wired menunjukkan, beberapa merek casing antiradiasi hp mampu mengurangi radiasi hingga 66,7 persen.
Read more ...
Senin, 04 November 2013


Lima penyedap rasa makanan seperti asam, pahit, manis, pedas dan asin masing-masing memberikan keuntungan bagi organ tubuh tertentu seperti rasa asam dibutuhkan oleh liver, pahit untuk jantung, pedas untuk fungsi paru-paru serta asin untuk perkembangan ginjal.  Mengkonsumsi makanan yang memiliki rasa tertentu dalam takaran yang tepat akan menguatkan organ yang membutuhkannya, tetapi jika mengkonsumsi satu jenis makanan yang memiliki rasa tertentu berlebihan maka akan membahayakan organ lain.  Mengkonsumsi makanan asam dalam takaran yang sedang-sedang saja akan menguatkan liver, namun jika berlebihan akan membahayakan limpa, jika limpa tidak berfungsi sebagaimana mestinya akan berpengaruh pada ginjal yang jika rusak akan mempengaruhi hati dan paru-paru,  pada akhirnya paru-paru akan mempengarugi hati, dan proses itu akan menjadi proses yang membahayakan.  
Akibat yang timbul terlalu banyak salah satu rasa dalam makan
Rasa makanan
Akibat bagi tubuh
Terlalu banyak asam
Kulit menjadi tebal dan berkerut.  Pasien dengan penyakit otot dan limpa harus menghindari makanan asam
Terlalu banyak Pahit
Mengakibatkan kulit kering rambut rontok.  Pasien dengan penyakit tulang dan paru-paru harus menghindari makan pahit
Terlalu banyak manis
Mengakibatkan nyeri ortopedik dan rambut rontok.  Pasien dengan penyakit di daging dan ginjal harus menghindari makan manis
Terlalu banyak pedas
Mengakibatkan otot kaku dan kuku rapuh.  Pasien dengan penyakit pernafasan dan hati harus menghindari makanan yang berasa tajam
Terlalu banyak asin
Mengakibatkan haus dan mengentalkan darah.  Pasien dengan penyakit darah dan jantung harus menghindari makanan asin
Read more ...
Senin, 28 Oktober 2013

Waspada kebiasaan tidur di lantai dan kipas angin pada anak

Saat-saat musim panas, apalagi perubahan musim sekarang ini, rasanya ingin sekali untuk tidur di lantai sambil menghidupkan kipas angin ditemani minuman dingin. Barangkali bagi Anda yang lebih beruntung, AC merupakan teman yang lebih akrab di waktu ini.
Anak-anak barangkali juga merasa terganggu dengan keadaan lingkungan yang panas ini. Mereka barangkali juga ikut tidur-tiduran di lantai dan menikmati kipas angin. Rasanya tentu menyenangkan. Namun, tahukah Anda bahwa tidur di lantai sambil menghidupkan kipas angin yang mengarah langsung kepada Buah Hati Anda, atau hanya menghidupkan Kipas Angin yang langsung menyorot pada daerah sisi wajah, dapat menimbulkan sakit, yang dikenal dengan sebutan Bell Palsy.

Apa Itu Bell Palsy?

Beberapa dari Anda mungkin sudah mengenal istilah Bell Palsy ini. Penyakit ini dipercaya disebabkan oleh membengkaknya saluran saraf Fasialis (wajah) yang melewati telinga. Dilaporkan bahwa pembengkakan ini kerap dikarenakan kebiasaan tidur di lantai dengan kepala (bagian sisi telinga) menempel pada lantai. Tak jarang, hembusan langsung kipas angin ke bagian sisi telinga turut pula menyebabkan timbulnya penyakit ini. 1
Beberapa ahli berpendapat pembengkakan ini dikarenakan infeksi virus yang menyerang saluran saraf tersebut. Pada anak-anak yang memiliki system pertahanan tubuh yang belum sempurna, maka tubuh akan lebih mudah terserang virus, termasuk virus saluran telinga tersebut.

Bagaimana Tandanya?

Yang perlu diperhatikan apabila buah hati Anda kerap tidur di lantai dan ditemani kipas angin adalah tanda panas akibat infeksi virus (apabila penyebabnya virus), dan yang paling khas adalah gambaran mimic wajah seperti raut wajah stroke. Pada saat tersenyum, misalnya, maka bagian bibir yang satu sisi dengan pembengkakan saluran saraf akan sulit untuk bergerak mengikuti pola senyuman. Begitupun apabila anak hendak mengernyitkan alis, maka pada alis di sisi pembengkakan akan sulit terangkat.
Perhatikanlah gejala yang mungkin mengarah pada penyakit Bell Palsy ini :
a. Apakah Buah Hati Anda merasa tidak enak badan dan merasa panas badan?
b. Apakah Buah Hati Anda merasa susah untuk menggerakkan bibir ataupun alis?

Yang Harus Dilakukan ?

Yang perlu disadari adalah penyakit ini dapat sembuh sempurna asalakan mendapatkan perawatan yang memadai. Bahkan, 85% penderita ini dilaporkan sembuh kembali dalam beberapa minggu. 1 Namun, 15% kasus akan membutuhkan waktu sembuh yang lebih lama (3 bulan) dengan hasil penyembuhan yang kurang baik. Tak jarang, 15% pasien ini mengalami kerak “mimik ikutan”(sinkinesis) karena saraf-saraf yang terluka menjalin saluran dengan saraf-saraf yang tidak seharusnya. Misalnya, apabila hendak mengedipkan mata, maka timbul pula gerakan meringis.
Untuk menghindari kemungkinan 15% in, secepatnya membawa Buah Hati Anda ke pelayanan kesehatan setempat. Biasanya pihak kesehatan akan memberikan obat steroid sewaktu saluran saraf tersebut membengkak. Vitamin B1 dan elektroterapi kerap disertakan dalam pengobatan untuk memulihakan saraf-saraf fasila yang mengalami jejas.
Nah, jika buah hati Anda masih sering tidur-tiduran di lantai ditemani kipas angin yang sepoi-sepoi, Anda sebaiknya memperhatikan tanda-tanda Bell Palsy. Bila perlu, Anda sebaiknya membiasakan Buah Hati Anda untuk tidak tidur di lantai. Sedangkan kipas angin dapat diarahkan selain ke kepala. Tentunya, pencegahan adalah obat yang paling mujarab
Kesehatan Anak Anda sekarang menentukan perkembangannya kelak.




NAME BLOG:FAHMITAKUYA.BLOGSPOT.COM
Pustaka :
Ngoerah, I GUsti Ng Gede.1990. Dasar Dasar Ilmu Penyakit Saraf. pp 122 ; Airlangga University Press : Surabaya.
Read more ...
Senin, 28 Oktober 2013
FAHMITAKUYA.BLOGSPOT.COM

pasa saja bahayanya?
1. kekurangan Oksigen
jika anda tertidur dengan posisi kipas angin mengarah ke wajah langsung dapat menyebabkan anda kekurangan oksigen dan kesulitan bernafas.
dampak yang ditimbulkan bisa lebih parah bila anda tidur didalam ruangan tertutup dengan vertilisasi yang buruk. hal ini menyebabkan udara tidak segar terperangkap di ruangan tempat anda tidur
2. Penurunan suhu tubuh secara drastis
saat kita sedang tidur maka secara otomatis tubuh akan mengalami penurunan suhu tubuh, namun bila kita tidur menggunakan kipas angin maka suhu tubuh akan berkurang secara drastis.
selain itu, tekanan darah dan sistem pernafasan akan terganggu. akibatnya bisa fatal pada jantung dan paru-paru yang merupakanorgan yang penting bagi kehidupan manusia.
3. kekurangan air dan hipotermia
jika tubuh kita terkena kipas angin atau ac dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kita mengalami kekurangan air dan hipotermia.
4. Menyebabkan kematian
ketika tidur menggunakan kipas angin pada ruangan yang buruk ventilasinya dapat menyebabkan kematian, sebab akan terjadi peningkatan kejenuhan konsentrasi karbon dioksida dan pe
nurunan konsentrasi oksigen.
sulit memang untuk tidak menggunakan kipas angin pada keadaan panas, namun bila anda harus menggunakan kipas angin saat tidur sebaiknya anda menghadapkan kipas angin ke arah yang lain, jangan langsung ke wajah. atau bukalah pintu kamar anda agar ventilasi udara berjalan dengan baik. 
sumber www.teruskan.com
Read more ...
Senin, 28 Oktober 2013

5 Fakta Tentang HIV/AIDS Yang Penting Diketahui (Must Read)

Kasus HIV/AIDS di Indonesia makin mengkhawatirkan. Di Indonesia secara kumulatif kasus pengidap HIV dan AIDS mulai Januari 1987 hingga 31 Maret 2009 terdiri dari HIV 6.668 kasus, AIDS 16.964 kasus. Proporsi kumulatif untuk kasus AIDS menurut golongan usia, antara lain di bawah usia satu tahun mencapai 135, usia satu hingga empat tahun mencapai 175, usia lima hingga empat belas tahun mencapai 88.


Salah satu saksi bisa akhir hidup dari seorang penderita HIV yang diabadikan di Museum HIV-AIDS di ThailandSalah satu saksi bisa akhir hidup dari seorang penderita HIV yang diabadikan di Museum HIV-AIDS di Thailand

Pengidap HIV yang sudah parah dan menanti ajal
Name blog:fahmitakuya.blogspot.com
Pengidap HIV yang sudah parah dan menanti ajal, (saat ini sudah meninggal)
Sebagaimana dikutip ruanghati.com dari Kompas, usia lima belas hingga sembilan belas tahun mencapai 522, usia dua puluh hingga dua puluh sembilan tahun mencapai 8.567 kasus. Sedangkan usia 30 hingga 39 tahun mencapai 4.997, usia 40 hingga 49 tahun mencapai 1.427, usia 50 hingga 59 tahun mencapai 404, usia di atas 60 tahun mencapai 91, dan tak diketahui usia penderita mencapai 558 kasus.
Dari data ini, penderita usia remaja dan produktif cukup banyak. Ini mengkhawatirkan. Sebagian besar remaja menganggap HIV sebagai penyakit yang tak berbahaya. Lebih parah lagi, banyak sekali pemahaman salah terkait HIV/AIDS. Mari kita lihat 5 fakta mengenai HIV/AIDS yang wajib diketahui remaja:
1. HIV tidak pandang bulu
Sejak epidemi HIV dimulai 20 tahun lalu, stereotipe yang beredar di masyarakat tentang penderita HIV yaitu para gay, pemakai narkoba dan para pekerja seks komersial lah yang mendapat label tersebut. Faktanya, semua orang bisa terkena HIV, dari usia tua, muda , kaya, miskin, wanita, pria, maupun anak – anak dan dari berbagai macam profesi.
2. Seks oral tak seaman yang diipikir
Oral seks seringkali dianggap sebagai cara “aman” melakukan hubungan seksual. Faktanya, berdasar penelitian, cairan tubuh yang terinfeksi seperti semen dan sekresi vagina yang mengandung konsentrasi virus HIV tinggi bisa memasuki aliran darah melalui membran mukosa mulut.
3. Jangan cuma khawatir hamil
Banyak remaja percaya, satu – satunya risiko berhubungan seks tanpa proteksi adalah kehamilan. Karena itu dipakailah pil KB, oral seks dan ejakulasi di luar demi mencegah kehamilan. Padahal, banyak hal yang harus dikhawatirkan selain kehamilan, yakni adanya penyakit menular seksual (PMS) seperti sifilis, herpes, termasuk HIV yang bisa mengancam kehidupan.
4. Kadang orang tidak mengatakan sesungguhnya dan kita tidak tahu kenyataannya
Coba Anda pikir sejenak kalimat di atas. Berapa banyak orang yang mengakui bahwa mereka menderita HIV jika ditanya oleh pasangan barunya? Berapa banyak orang yang mengakui kehidupan seksual mereka ketika mereka baru mengenal seseorang? Berapa banyak orang yang benar – benar mengetahui status HIV mereka dan status kesehatan orang – orang yang bersama mereka sebelumnya? Sebuah pernyataan “ partner saya tidak mengidap HIV” hanya bisa diterima jika disertai dengan bukti nyata tes HIV negatif. Tanyalah dengan jelas status HIV mereka dan mintalah mereka melakukan tes sebagai bukti.
5. Belum ada obat untuk si pembunuh
Meski orang dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa hidup lebih lama berkat obat antiretroviral, obat ini tidak menyembuhkan. Kalau pun obat-obat ini melindungi dari infeksi opportunistik ini bukanlah “jalan pintas” dari infeksi HIV. Obat ini bahkan menyebabkan efek samping seperti diare, kelelahan berlebihan, kemerahan, mual dan muntah.
Jadi, sebaiknya pikirkanlah dahulu sebelum berbuat terlalu jauh dan merusak masa depan Anda, karena HIV merupakan “silent killer”, si pembunuh senyap yang jelas akan membuat anda menyesal di masa depan karenanya.
oleh Dr. Intan Airlina Febiliawanti
Read more ...

Bahaya Memakai Softlens dan Cara Memakai Dengan Benar

Sabtu, 26 Oktober 2013

Bahaya Softlens Bagi Mata dan Cara Menggunakannya Dengan Benar




Fahmitakuya.blogspot.com

Fahmitakuya.blogspot.com



Bahaya Softlens Bagi Mata dan Cara Menggunakannya Dengan Benar
Jika mendengar kata softlens, apa yang akan timbul dibenak anda ?? Tentu saja panca indera penglihatan  atau mata yang akan muncul pertama di dalam pikiran kita. Softlens dulunya hanya digunakan sebagai terobosan baru bagi dunia kesehatan. Namun dewasa ini softlens bukan hanya digunakan sebagai alat bantu penglihatan melainkan sebagai  life style atau gaya hidup. Banyak orang yang menggunakan softlens sebagai gaya hidup namun terkadang mereka tidak tahu bahaya menggunakan softlens American Optometric Association (AOA) mengungkapkan kalau penggunaan softlens dekoratif (hanya untuk memperindah bola mata semata) akan sangat berbahaya jika tanpa konsultasi dokter.  Apabila tanpa konsultasi dokter, kemungkinan besar para kosumen lensa dekoratif ini tidak memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana membersihkan dan memasang lensa dengan baik. Jika hal ini terjadi maka sudah pasti para konsumen tersebut sudah berani mengambil resiko menginfeksi mata mereka dengan bakteri, atau kerusakan yang signifikan pada fungsi mata, dan yang lebih parah adalah kehilangan penglihatan.Lensa dekoratif memiliki resiko yang sama dengan lensa korektif (untuk mata minus atau plus). Oleh karena itu jangan pernah memakai lensa dekoratif tanpa informasi dari dokter.

Bahaya / Dampak Negatif Memakai Softlens 


  • Iritasi dan mata merah
    Ini adalah bahaya softlens yang paling sering terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti debu, pemakaian yang kurang benar dan terlalu lama dipakai. Oleh karena itu, agar tidak mengalami iritasi sebaiknya jaga softlens tidak terkena debu dan pakai dengan cara yang benar. Bagaimana? Yang paling pertama dan paling utama yang harus diingat adalah tanganmu harus steril ketika memakai softlens. Pastikan juga untuk tidak memakainya terlalu lama. Tetes mata khusus softlens bisa secara rutin kamu gunakan untuk memberikan efek lega ketika memakainya.
  • Terlalu longgar atau terlalu ketat
    Softlens bisa menjadi terlalu longgar atau bahkan terlalu ketat seperti sangat menempel ke mata disebut hypoxia. Hal ini dikarenakan pemilihan kadar air yang salah ketika membeli softlens. Maka dari itu sesuaikan dengan keadaan mata. Jika matamu memang sudah memiliki banyak kandungan air mata, pilihlah softlens dengan kadar air lebih sedikit. Sedangkan mata yang cenderung kering sebaiknya pilih softlens dengan kadar air tinggi.
  • Softlens koyak dalam mata
    Softlens bisa koyak di mata. Nah, ini cenderung sangat berbahaya. Bahaya softlens ini bisa terjadi karena kamu memakai softlens saat tidur. Ketika tidur, softlens bisa bergerak-gerak di dalam mata dan bisa berisiko pecah di dalam mata. Tidak hanya itu, softlens dapat mengering karena tidak mendapatkan oksigen dan kadar air yang cukup. Nah, ketika Anda mencubit softlens dalam keadaan kering seperti itu dapat mengakibatkan softlens koyak. Karena itu juga, memang ketika ingin melepaskan softlens sangat disarankan untuk meneteskan tetes mata khusus softlens sebelumnya.
  • Infeksi kornea
    Bahaya infeksi kornea bisa terjadi jika kamu tidak merawat softlens dengan baik. Karenanya bakteri, jamur dan virus bisa tumbuh di softlens dan membuat alergi pada mata. Maka dari itu, jaga baik-baik softlens-mu ya. Jika tidak bisa seperti itu, memakai softlens sekali pakai bisa menjadi pilihan jika kamu berkekeuh untuk menggunakan softlens.

Cara Menggunakan Softlens Dengan Benar

Berikut saran dari AOA supaya dampak negatif menggunakan softlens dapat diminimalisir :


  • Temui dokter / ahli mata untuk mencari informasi dan mendapatkan lensa yang sesuai untuk mata anda dan layak pakai.
  • Jika anda akan menyentuh lensa cucilah tangan terlebih dahulu.
  • Selalu lepas softlens anda ketika anda tidur.
  • Membersihkan lensa secara rutin. Cara membersihkan yang baik adalah : usap lensa kontak dengan jari dan bilas dengan cairan pembersih sebelum menyimpan lensa dalam wadah yang sudah berisi cairan pembersih.
  • Simpanlah wadah lensa kontak di tempat yang lembab dan terlindung dari cahaya matahari langsung
  • Gantilah wadah lensa setiap minimal 3 bulan sekali.
  • Untuk menyimpan lensa, gunakan cairan pembersih yang masih baru. Jangan gunakan cairan yang sudah dipakai, meskipun terlihat bersih tetapi mengandung bakteri yang bisa membahayakan mata anda.
  • Patuhi jadwal penggantian lensa kontak sesuai anjuran dokter.
  • Temui dokter mata anda untuk memeriksakan mata anda secara rutin.


Sooo0.. Kalau anda adalah pemakai softlens haruslah menjadi orang yang higienis. Jangan main-main dengan kebersihan softlens anda. 
Read more ...